Rara kini berani membaca di depan kelas
Rani Kusuma 20 Mei 2026
Foto: pendidikan
Rara dulu selalu duduk paling belakang dan menolak ketika diminta membaca di depan teman-temannya. Butuh waktu berminggu-minggu sebelum ia mau mencoba membaca satu kalimat pendek, itu pun dengan suara pelan.
Minggu lalu, untuk pertama kalinya, Rara mengangkat tangan duluan. Ia membaca satu paragraf penuh, sedikit tersendat tapi tanpa henti sampai selesai. Seisi kelas bertepuk tangan, dan wajahnya yang biasanya menunduk kini tersenyum lebar.
Momen sekecil ini yang membuat kami yakin Kelas Ceria layak terus berjalan — bukan soal seberapa cepat anak-anak pintar membaca, tapi seberapa berani mereka mencoba.